Solo – LAZISMU. Sebanyak 17 anggota keluarga menerima beasiswa pendidikan dari Lazismu Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Total pemberian beasiswa bagi putra dan putri yatim piatu keluarga UMS serta Ranting/Sekolah Muhammadiyah se-Kecamatan Kartasura, sebesar Rp 58.291.000.
Sementara santunan pendidikan yang disalurkan ke ranting atau sekolah Muhammadiyah se-Kecamatan Kartasura terhitung 13 instansi dengan total 20 juta rupiah.
Dra Mahasri Shobahia selaku Pimpinan Kantor Pelayanan Lazismu UMS menerangkan program beasiswa di periode saat ini berbeda dengan periode sebelumnya.
“Pada periode kemarin, Lazismu UMS masih menerima ajuan selain kebutuhan pokok pendidikan saja, namun sekarang kami memberikan khusus beasiswa yang menyangkut kebutuhan pokok pendidikan,” terangnya.
Tahun-tahun sebelumnya, program beasiswa Lazismu bukan hanya SPP dan kebutuhan pokok dari pendidikan, namun juga pernah ada ajuan pembelian laptop dan sejenisnya.
“Untuk periode sekarang karena program kita semakin banyak dan yang perlu disantuni juga semakin banyak, kami hanya meng-cover kebutuhan untuk SPP dan perangkat pokok dari kegiatan pendidikan di sekolah,” jelasnya dalam acara penyerahan beasiswa di Kantor Kemahasiswaan UMS, Sabtu (23/9/2017).
Pemberian beasiswa ini melalui beberapa pertimbangan, salah satunya beasiswa diberikan kepada siswa yang orang tuanya meninggal saat masih aktif bekerja sebagai dosen atau karyawan di UMS. Sehingga bagi yang telah pensiun, maka tetap tidak memperoleh beasiswa.
Beasiswa tidak hanya diberikan sekali saja, namun hingga putra-putri mereka mendapatkan gelar S1. Bagi mereka yang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi di bangku perkuliahan, batas maksimal mereka menerima beasiswa adalah sampai semester 10.
Selain itu, dalam pemberian beasiswa bagi siswa atau mahasiswa yang baru masuk ke sekolah atau universitas yang mereka tuju, untuk beasiswa uang gedung atau registrasi ulang diluar biaya SPP sendiri diberikan maksimal 5 juta rupiah.
“Harapan kami, meskipun hanya meng-cover SPP dan kebutuhan pokok pendidikan, semoga tetap dapat membantu untuk menghantarkan putra putri keluarga besar UMS memiliki karakter,” tutupnya. (khairul/nu)
