Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi rawan bencana, salah satunya daerah Pacitan yang belum lama ini terkena musibah banjir. Melihat hal tersebut, Lazismu Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berusaha meringankan beban mereka di Pacitan dengan mengirimkan bantuan langsung ke Kota Pacitan, Selasa (5/12/2017).
Sugeng Riyadi salah satu pengurus Lazismu UMS yang juga terjun ke lapangan mengungkapkan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan salah satu program yang dimiliki Lazismu UMS. Program ini ditujukan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat ketika ada bencana seperti yang ada di Pacitan.
“Program bantuan ini kami tujukan agar dapat membantu masyarakat, khususnya di Pacitan yang kini sedang mengalami musibah banjir,” ungkapnya.
Untuk jumlah bantuan yang disalurkan Lazismu UMS ke Pacitan sekitar 6 juta rupiah. Jumlah tersebut kemudian mereka salurkan dengan bentuk berupa kebutuhan pokok, seperti beras, gula, garam, pampers anak, pampers dewasa, pembalut wanita, susu formula dan makanan bayi, serta susu sachet.
Pengiriman bantuan tersebut juga dibantu oleh 2 orang relawan dari Tapak Suci UMS, yaitu Muhammad Azam Albana dan Arfan Adi Wiguna. Disana mereka membantu pihak Lazismu UMS dalam pengiriman bantuan yang dikirimkan ke Posko Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pacitan, tepatnya di Pucang Sewu.
Catur Wahyono selaku penerima bantuan yang bertugas di posko menjelaskan bahwa selain banjir, Pacitan juga terkena musibah tanah longsor. Bahkan disamping itu juga terdapat korban jiwa dan beberapa sekolah muhammadiyah juga turut direlokasi.
“Kalau bencana banjirnya sendiri sebagian besar melanda Kota Pacitan-nya. Namun juga ada 11 kecamatan lain yang terkena dampak tanah longsor. Bahkan menurut informasi yang sekarang terdapat 25 orang meninggal karena longsor itu dan ada beberapa sekolah muhammadiyah yang direlokasi karena terkena dampak,” ungkapnya.
Setelah pengiriman tersebut selesai, kemudian bantuan tersebut akan disalurkan ke daerah-daerah yang terkena dampak dari banjur tersebut. Namun secara teknis, penyaluran bantuan tersebut akan dilaksanakan oleh tim dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang bertugas disana.
Sebelumnya, selain pengiriman bantuan bencana ke Pacitan, Lazismu UMS juga telah mengirimkan bantuan ke Wonogiri, Kamis (30/11/2017). Namun untuk di Wonogiri sendiri bantuan tersebut berupa uang tunai sejumlah 10 juta rupiah. (Khairul Syafuddin)