Lazismu UMS Benchmarking ke Lazismu UMSIDA

Sidoarjo, 17 Januari 2024 – Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Surakarta (Lazismu UMS) bersilaturahmi dan melakukan benchmarking dengan Lazismu UMSIDA di ruang rapat UMSIDA, Sidoarjo, pada Rabu, 17 Januari 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua, wakil ketua, pengurus, dan staf dari kedua lembaga tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua Lazismu UMS, Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag, menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk saling berbagi pengalaman sebagai pengelola kantor layanan yang berada di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. Ia menekankan pentingnya berbagi informasi terkait program-program penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sadaqah yang menjadi kekhasan dari perguruan tinggi masing-masing.

Ketua Lazismu UMS ini menyatakan tertarik dengan program-program yang menjadi kekhasan dari Lazismu UMSIDA ini. Katanya, berdasarkan website Lazismu UMSIDA, Program Beasiswa Sangsurya itu terlihat luar biasa. Begitu pula,  terkait dengan program interpreneur muda yang dikembangkan di UMSIDA. Program ini sangat menarik yang bisa diambil sisi positifnya yang memungkinkan dilakukan di Lazismu UMS.”

Sementara itu, Dr. Kumara Adji Kusuma, S. Fil.I., CIFP, selaku Manager Lazismu UMSIDA, menyambut baik kunjungan dari Lazismu UMS dengan harapan besar. Ia mengakui bahwa Lazismu UMS merupakan pionir di Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), sehingga sharing informasi dari kedua pihak dianggap dapat membawa dampak positif bagi kedua perguruan tinggi ini.

“Kami memiliki harapan besar karena Lazismu UMS adalah pionir di PTM, karena itu saya yakin apa yang kita sharing-kan disini tentunya akan membawa dampak yang baik bagi kedua belah pihak, tidak hanya bagi UMS tetapi  juga bagi UMSIDA. Saya rasa kedepannya dengan acara semacam ini kita bisa lebih baik dan lebih unggul dari lembaga lazis lainnya,” ujar Dr. Kumara.

Proses benchmarking ini dilakukan dengan masing-masing pihak memperkenalkan pengurusnya dan memaparkan company profile dari lembaganya. Selanjutnya, sesi tanya jawab  untuk saling mendalami informasi yang telah dipaparkan.

Wakil Ketua Lazismu UMS, Dr. Kuswaji Dwi Priyono, M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga sebagai bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat terjalin sinergi yang baik antara Lazismu UMS dan Lazismu UMSIDA dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Dr. Kuswaji.

Selain ketua dan wakil ketua, kegiatan ini juga dihadiri oleh  empat pengurus Lazismu UMS dan tiga staf. Adapun  pihak Lazismu UMSIDA turut hadir lima pengurus lainnya. Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarlembaga serta memperluas wawasan terkait program-program unggulan yang dapat diadopsi dan dikembangkan.

Dalam suasana yang penuh keakraban, para peserta berharap bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi sekadar pertukaran informasi, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kerjasama yang lebih erat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan lembaga zakat di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.

Melalui kerjasama dan sharing yang dilakukan antara Lazismu UMS dan Lazismu UMSIDA, diharapkan mampu menginspirasi lembaga-lembaga lazis lainnya untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, keduanya berharap dapat menjadi contoh bagi lembaga zakat di seluruh Indonesia dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infaq, dan sadaqah.

 

Scroll to Top