Ramadhan Penuh Berkah, 10 Hari Terakhir Ramadhan UMS adakan Kajian Al-Ma’un dan Pembagian Sembako

lazismu.ums.ac.id, PABELAN– Memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan, Lembaga Pengembangan Pondok, Al Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan pengajian Al-Ma’un sekaligus membagikan sembako bagi outsourcing di lingkungan UMS serta guru TK ABA ‘Aisyiyah di sekitar UMS pada Selasa (18/04/2023) di Masjid Sudalmiyah Rais UMS.

Prof. Dr. Muhammad Da’i, S.Si., M.Si., Apt. selaku Wakil Rektor Dua dalam sambutannya menyampaikan ajakan untuk senantiasa menambah amal shaleh dan meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

“Di Ramadhan ini kita dianjurkan untuk menambah amal shaleh, bahkan diluar Ramadhan pun kita juga dianjurkan, ” ujar Muhammad Da’i.

Dalam Qs. Al-Baqarah ayat 208 diperintahkan kepada manusia untuk masuk kedalam Islam secara kaffah, sehingga manusia perlu untuk memperbaiki akidah serta konsisten dalam beribadah kepada Allah SWT.

Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D. Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Pengembangan Persyarikatan (LPMPP) UMS yang merupakan narasumber pada pengajian menyampaikan sebuah cerita dialog antara Rasulullah SAW dengan Malaikat Jibril.

Sarjito menceritakan ketika Rasulullah ingin menaiki mimbar pada tangga pertama dari mimbar, Ia bertemu dengan Jibril yang mengatakan, celakalah orang yang bertemu Ramadhan, kemudian dia berpisah tanpa mendapat pengampunan dan dibalas Rasulullah dengan mengucap Aamiin.

Ketia Rasulullah menaiki anak tangga yang ke dua Jibril Kembali mengatakan celakalah seorang hamba yang berkesempatan hidup bersama kedua orang tuanya tapi ia tidak berbakti, dan Kembali Rasulullah menjawab dengan Aamiin.

Dan pada anak tangga ketiga Jibril mengatakan celakalah orang muslim yang Ketika khatib atau mubaligh menyebut nama Nabi Muhammad tapi ia tidak mau bershalawat, dan Rasulullah kembali mengucap Aamiin.

Di akhir penyampaian kajiannya, Sarjito berpesan kepada segenap outsourcing agar dapat meningkatkan ibadah kepada Allah dan dapat menyebarkannya kepada masyarakat disekitar rumahnya.

“Praktik di Kampus bisa ditularkan kepada lingkungan, ” ujar Sarjito.

Selain kajian Al-Ma’un dalam kegiatan ini juga diselenggarakan pembagian sembako kepada seluruh outsourcing di lingkungan UMS beserta dengan guru TK Aisyiyah di lingkungan UMS. (Atta/Humas)

Scroll to Top